<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7092066874820847893</id><updated>2012-02-16T18:02:25.389+07:00</updated><title type='text'>Kesehatan Prima</title><subtitle type='html'>Tips untuk Meningkatkan Kesehatan dan Kebugaran</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kesehatanprima.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesehatanprima.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7092066874820847893.post-7888215005545551034</id><published>2010-03-29T10:25:00.004+07:00</published><updated>2010-03-29T10:48:11.411+07:00</updated><title type='text'>Resep Awet Muda</title><content type='html'>Tak seorang pun bisa menghindari kodrat, yaitu menjadi tua. Tapi ilmu gizi dapat membantu memperlambat proses penuaan. Apakah rahasianya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses menjadi tua merupakan proses yang terjadi di dalam tubuh, yang berlangsung perlahan tapi pasti, di mana terjadi penurunan fungsi tubuh secara berangsur. Penurunan fungsi ini meliputi anatomi, biokimiawi, keseimbangan hormonal dan lain-lain. Akibat adanya proses menua ini terdapat dua jenis usia, yaitu usia kronologis atau usia kalender, dan usia biologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia kronologis adalah usia yang kita lihat dari kalender, sedang usia biologis dilihat dari kondisi serta fungsi fisiologis jaringan tubuh. Usia biologis sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Dalam hal ini faktor gizi memegang peranan sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, meski usia kronologisnya sama, tapi usia biologis dapat berbeda antara satu orang dengan yang lain. Hal itu tergantung kematangan (atau kemunduran) jaringan-jaringan tubuh. Usia lanjut biologis dalam batas tertentu dapat diperlambat, antara lain dengan gizi, namun tak dapat dicegah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak teori diajukan tentang terjadinya proses menua ini. Tapi yang pasti semua sel dalam jaringan tubuh selalu mengalami pergantian dengan yang baru. Proses pergantian ini pada usia muda jauh lebih cepat ketimbang saat usia tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua jaringan tubuh mengalami pergantian teratur. Namun ada jaringan tertentu dengan pergantian sangat lambat, seolah tidak mengalami pergantian sama sekali. Contohnya adalah jaringan kollagen dan jaringan olastin, yang membuat tubuh elastis dan kenyal. Keduanya termasuk jaringan ikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, jaringan kollagen yang kita miliki merupakan jaringan yang sama dengan saat kita masih bayi. Kondisi kemunduran jaringan kollagen seseorang sejalan dengan kondisi kemunduran atau peningkatan usia biologis seseorang. Karena itu, jaringan inilah yang selalu diperiksa untuk memastikan usia biologis seseorang, yang dikenal dengan sebutan indeks kollagen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada proses lain yang berpengaruh sangat besar pada kemunduran jaringan akibat tidak dipakai. Contohnya, otot tidak akan berkembang bahkan mengecil karena tidak dipergunakan. Di sisi lain, bila jaringan atau organ terus dipakai atau dilatih, akan berkembang atau tumbuh sesuai beban yang diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai bukti menunjukkan bahwa kemunduran jaringan pada kelompok usia lanjut lebih diakibatkan karena tak dipergunakan daripada oleh proses menua itu sendiri. Maka latihan fisik atau olahraga teratur dapat mengurangi lajunya proses menua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut teori, biasanya orang-orang dengan taraf gizi rendah memiliki harapan hidup rendah pula. Selain akibat proses penuaan yang cepat, juga karena penyakit infeksi. Dalam keadaan begini, sering dijumpai orang dengan usia kronologis 40 tahun tapi usia biologis mencapai 60 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, orang yang memiliki kelebihan gizi juga akan mengalami percepatan proses menua. Contoh klasik kasus ini adalah pemain sumo Jepang. Para pemain sumo yang rata-rata usia kronologisnya 23 tahun, usia biologis mereka mencapai 30 tahun. Bahkan di Jepang yang harapan hidup rata-rata 80 tahun, pemain sumo hanya 50 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penelitian terhadap tikus membuktikan, mengurangi sedikit makanan membuat panjang umur. Penelitian terhadap komunitas panjang umur seperti penduduk Kaukasus di Georgia, Vilcahamba di Equador dan Hunza di Himalaya membuktikan hal yang sama. Mereka mencapai usia panjang karena memiliki nilai kalori rendah (di bawah 2000 kalori), banyak makan serat, protein rendah tapi tidak kurang, dan rendah sekali konsumsi lemak jenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Anda ingin memperlambat penuaan dan panjang umur?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Para ahli politik boleh sibuk menganalisis. Padahal rahasia kekuasaan dan panjangnya umur Soeharto cuma satu. Ia selalu tersenyum dalam setiap penampilannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang sudah nonton film Patch Adams, pernyataan di atas bukanlah omong kosong. Senyum dan tertawa menjadi konsep dasar penyembuhan bagi tokoh bergelar Doktor Kesehatan yang hingga kini masih hidup di West Virginia, Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti terlihat dalam film, melalui senyum dan tawa, banyak pasien tua bangka dan kanak-kanak berhasil disembuhkan, atau sembuh dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika tersenyum, otak mereka mengeluarkan seretonin yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka," sahut Patch Adams begitu kepergok dekan fakultas kedokteran tempat ia kuliah, saat ia sedang mengajak bercanda para pasien di bangsal rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Adams tentang senyum itu kemudian populer di dunia penyembuhan. Mengutip hasil riset para ahli kesehatan, suatu saat majalah Psychology Today pernah menurunkan nasihat, "Kalau Anda melihat seseorang tanpa senyum, berikan kepada mereka sedikit senyum yang Anda miliki."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan dari nasihat itu sama. Ketika seseorang tersenyum, betapapun sedang tidak bahagianya orang tersebut, otak mereka akan mengeluarkan sejumlah zat kimia yang tak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tapi sekaligus juga memberi daya angkat bagi kondisi psikologis seseorang. Suatu alat pengangkat beban jiwa, begitu kira-kira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih menakjubkan lagi, dari riset itu juga diketahui bahwa biar pun hanya diinstruksikan menampilkan wajah yang tersenyum, seseorang akan memperoleh manfaat psikologis yang sama dengan orang yang sungguh-sungguh tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, meski hanya berpura-pura bahagia, tapi dengan senyuman orang dapat membuat dirinya menjadi lebih sehat dan bahagia. Inilah yang membuat proses penuaan seseorang menjadi terhambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikaitkan dengan mantan presiden Soeharto, memang belum sepenuhnya benar untuk mengklaim bahwa rahasia umur dan kekuasaannya yang panjang hanya disebabkan oleh senyuman. Satu hal yang jelas, Soeharto memang terbiasa memperlihatkan senyum dalam setiap penampilannya, sampai sulit diinterpretasikan maknanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lepas apakah senyuman itu tulus atau pura-pura, jika mengacu pada hasil riset para ahli tadi, diketahui bahwa sistem kekebalan tubuh Soeharto selalu meningkat berkat senyuman yang diperlihatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat yang diperoleh dari senyum, menurut para ahli, ternyata akan semakin berlipat ganda bila ditambah dengan tawa. Sebagaimana diungkap oleh Joan Coggin, M.D., seorang kardiolog di University School of Medicine, Loma Linda, Amerika Serikat, kanak-kanak rata-rata tertawa 400 kali dalam sehari. Sedang orang dewasa rata-rata hanya tertawa 15 kali saja sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti manusia dewasa kehilangan 385 tawa seiring dengan bertambahnya umur. "Padahal terbukti, tertawa bermanfaat bagi kesehatan," kata Coggin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk hasil riset yang pernah dilakukannya, doktor bidang medis itu menjelaskan, tertawa memberikan relaksasi dan mengurangi stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah meninggikan sampai jumlah tertentu tekanan darah dan irama jantung, tertawa langsung menurunkannya lagi sehingga sensor-sensor perseptif meningkat dan menyebabkan Anda sanggup menghadapi tugas dengan lebih baik," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari riset yang lain, psikolog Alice M. Isen, Ph.D., dari Cornell University juga menyimpulkan, mereka yang banyak menonton film komedi mampu secara lebih baik menemukan solusi kreatif dalam memecahkan soal-soal 'puzzle'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang studi yang dilakukan William Fry, M.D., profesor dari Stanford University, menunjukkan bahwa tertawa meningkatkan detak jantung dan memperbaiki sirkulasi di jaringan otot yang membantu perjalanan nutrisi-nutrisi dan oksigen ke dalam jaringan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para ahli itu, 20 menit terbahak-bahak tertawa, setingkat dengan lima menit aerobik dalam gerakan mendayung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.mail-archive.com/mm-ugm@yahoogroups.com/msg00437.html" target="_blank"&gt;http://www.mail-archive.com/mm-ugm@yahoogroups.com/msg00437.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=======&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7092066874820847893-7888215005545551034?l=kesehatanprima.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/7888215005545551034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/7888215005545551034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesehatanprima.blogspot.com/2010/03/resep-awet-muda.html' title='Resep Awet Muda'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7092066874820847893.post-7284975853697789891</id><published>2009-10-08T11:04:00.004+07:00</published><updated>2009-10-08T11:12:13.388+07:00</updated><title type='text'>Kiat Mengatasi Stres</title><content type='html'>Tekanan hidup di kota besar, masalah dalam pekerjaan, dan persoalan keluarga sering kali menimbulkan stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frekuensi stres yang dialami bisa bersifat harian (&lt;em&gt;daily stress&lt;/em&gt;) atau hanya muncul di akhir pekan (&lt;em&gt;weekend stress&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah survei yang dilakukan belum lama ini, proporsi responden yang sering mengalami stres cukup tinggi, yakni: hampir satu dari lima orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga masalah terbesar yang paling sering menyebabkan stres adalah:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Masalah keuangan/anggaran keluarga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beban pekerjaan/masalah kantor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masalah keluarga/ketidakharmonisan antaranggota keluarga&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sedangkan cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengobati/menghilangkan perasaan stres adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pergi/jalan-jalan ke suatu tempat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beribadah, berdoa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meluangkan waktu untuk diri sendiri/menyendiri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berbicara/curhat dengan teman, sahabat, atau orangtua&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengerjakan hobi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Olahraga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Makan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lain-lain (menangis, bersantai, beraktivitas lebih, dsb)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kita semua bisa mengalami stres yang disebabkan oleh berbagai hal, termasuk hal-hal yang tidak saya sebutkan dalam '&lt;strong&gt;tiga masalah terbesar penyebab stres&lt;/strong&gt;' di atas (misalnya: kondisi kesehatan, kemacetan lalu lintas, dsb).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita masing-masing tentu memiliki 'jurus ampuh' untuk mengatasi stres yang kadang-kadang mendera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui berbagai cara untuk mengatasi stres sebagaimana dikemukakan oleh para responden di atas akan menambah koleksi 'jurus ampuh' kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;strong&gt;Barometer&lt;/strong&gt; — Kompas, 4 Oktober 2009, hlm. 12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan di atas juga diposting di &lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=144144050679"&gt;Note facebook saya&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7092066874820847893-7284975853697789891?l=kesehatanprima.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/7284975853697789891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/7284975853697789891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesehatanprima.blogspot.com/2009/10/kiat-mengatasi-stres.html' title='Kiat Mengatasi Stres'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7092066874820847893.post-5084838881696190525</id><published>2009-07-27T16:54:00.006+07:00</published><updated>2009-07-27T17:09:27.138+07:00</updated><title type='text'>Bahaya Asap Rokok</title><content type='html'>Menghirup asap rokok orang lain lebih berbahaya dibandingkan mengisap rokok sendiri. Bahkan bahaya yang harus ditanggung perokok pasif tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setyo Budiantoro dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) mengatakan, sebanyak 25 persen zat berbahaya yang terkandung dalam rokok masuk ke tubuh perokok, sedangkan 75 persennya beredar di udara bebas dan berisiko masuk ke tubuh orang di sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsentrasi zat berbahaya di dalam tubuh perokok pasif lebih besar karena racun yang terisap dari asap rokok perokok aktif tidak terfilter. Sedangkan racun rokok yang masuk ke dalam tubuh perokok aktif terfilter melalui ujung rokok yang diisap. Namun konsentrasi racun perokok aktif bisa meningkat jika perokok aktif kembali menghirup asap rokok yang diembuskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Racun rokok terbesar dihasilkan oleh asap yang mengepul dari ujung rokok yang sedang tak diisap, sebab asap yang dihasilkan berasal dari pembakaran tembakau yang tidak sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah sejumlah zat berbahaya yang terkandung di sebuah batang rokok:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tar&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam tubuh manusia, tar memicu terjadinya iritasi paru-paru dan kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tubuh perokok pasif, tar akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Nikotin&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam tubuh manusia menimbulkan efek adiksi atau candu yang memicu peningkatan konsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tubuh perokok pasif, nikotin akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Karbon Monoksida&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Merupakan gas berbahaya yang dapat menurunkan kadar oksigen dalam tubuh. Pengikatan oksigen oleh karbon monoksida inilah yang kemudian memicu terjadinya penyakit jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tubuh perokok pasif, gas berbahaya ini akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Bahan Kimia Berbahaya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berupa gas dan zat berbahaya yang jumlahnya mencapai ribuan. Dalam tubuh manusia bahan kimia berbahaya ini meningkatkan risiko penyakit kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tubuh perokok pasif bahan kimia berbahaya ini akan terkonsentrasi 50 kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan merupakan harta yang tak ternilai di dalam hidup. Karena itu, mari kita jaga kesehatan kita dan orang-orang di sekeliling kita. Mari kita hidup sehat, bebas dari asap rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Abbanews Pusat, 26 Juli 2009&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7092066874820847893-5084838881696190525?l=kesehatanprima.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/5084838881696190525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/5084838881696190525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesehatanprima.blogspot.com/2009/07/bahaya-asap-rokok.html' title='Bahaya Asap Rokok'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7092066874820847893.post-8926190531103269791</id><published>2009-05-28T10:43:00.002+07:00</published><updated>2009-05-28T10:55:04.789+07:00</updated><title type='text'>Banyak Minum Air Putih Dapat Mencegah Sakit Batu Ginjal</title><content type='html'>Riset yang dilakukan oleh &lt;em&gt;Mayo Foundation for Medical Education and Research&lt;/em&gt;, Amerika Serikat menyebutkan bahwa penderita batu ginjal mencapai jutaan orang setiap tahunnya. Setiap tahun penderitanya terus bertambah, dan setiap orang mempunyai risiko sekitar 10 persen terkena batu ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang baru mengetahui kalau dirinya memiliki batu ginjal ketika sedang buang air kecil. Biasanya penderita terkejut karena buang air kecilnya tidak lancar, dan timbul rasa sakit. Batu ginjal itu mulai menyumbat urine dan biasanya terjadi infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhan &lt;em&gt;anyang-anyangan&lt;/em&gt; (rasa ingin buang air kecil) sering kali disepelekan oleh kebanyakan orang, padahal keluhan ini dapat menjadi pertanda adanya gangguan pada fungsi ginjal. Apalagi bila kejadiannya berulang dan dalam jangka waktu lebih dari seminggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang penyakit ini tidak menimbulkan keluhan. Tetapi gejala yang muncul ialah pinggang terasa nyeri dan pegal-pegal. Rasa sakit akan muncul bila batu merusak jaringan atau terbawa ke saluran urine sehingga menyumbatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan batu ginjal tidak terjadi dalam waktu singkat, melainkan dalam waktu tahunan. Tergantung seberapa besar kandungan zat pembentuk batu dalam urine, volume minum harian, pernah tidaknya kekurangan cairan untuk waktu lama, riwayat infeksi saluran urine, dan faktor kebiasaan menahan kencing. Kurang minum, sering berpuasa, sering buang air besar dan muntah juga menjadi faktor yang mempercepat dan mempermudah terbentuknya batu ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika batunya sudah besar, maka perawatan lanjutan akan diperlukan, baik berupa operasi atau litotripsi (memecahkan batu dengan sinar laser). Upaya mengatasi dapat juga dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami untuk meluruhkan batu ginjal serta mengeluarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramuan alami atau herbal umumnya bersifat diuresis yang mengakibatkan pengeluaran air seni secara lebih rutin sehingga membantu mencegah pembentukan batu ginjal. Lama pemakaian tergantung pada besar kecilnya batu ginjal, berkisar antara beberapa hari sampai maksimal enam minggu pemakaian. Sekarang sudah ada sediaan bahan alami untuk membantu penderita batu ginjal yang dapat dibeli di apotek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya mengatasi batu ginjal yang ideal tidak hanya meluruhkan dan mengeluarkan batu tersebut dari dalam tubuh, tetapi juga mengurangi rasa nyeri yang timbul dan mencegah pembentukan kembali batu ginjal itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, bagi para penderita batu ginjal disarankan untuk banyak minum air putih, setidaknya delapan gelas per hari, sehingga aliran urine bisa ditingkatkan untuk mengencerkan konsentrasi zat-zat pembentuk batu. Dengan rutin berolahraga dan tetap mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang akan mencegah penyakit batu ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kompas, 28 Mei 2009, halaman 47&lt;br /&gt;Diedit seperlunya dan di-online-kan oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1041880055"&gt;Paulus Herlambang&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7092066874820847893-8926190531103269791?l=kesehatanprima.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/8926190531103269791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/8926190531103269791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesehatanprima.blogspot.com/2009/05/banyak-minum-air-putih-dapat-mencegah.html' title='Banyak Minum Air Putih Dapat Mencegah Sakit Batu Ginjal'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7092066874820847893.post-481427349538178255</id><published>2009-03-19T12:52:00.007+07:00</published><updated>2009-03-20T20:25:48.730+07:00</updated><title type='text'>Kepedulian Diri: Cara Mendengar dan Memberi Perhatian kepada Pembisik</title><content type='html'>Oleh &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/profile/Amy-E.-Willard/12639"&gt;Amy E. Willard&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana posisi anda dalam daftar kegiatan yang harus anda lakukan? Bila anda seperti banyak ibu lain akhir-akhir ini, mungkin anda sedang berada di bagian bawah dari daftar tersebut, atau anda bahkan tidak berada dalam daftar sama sekali. Masalahnya adalah, jika anda ingin berfungsi sebaik-baikinya, mengerjakan daftar kegiatan yang harus dilakukan hari lepas hari, maka mendengarkan dan memerhatikan kebutuhan anda sangatlah penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita mengambil waktu sejenak untuk memikirkan perawatan rutin yang anda lakukan terhadap mobil yang anda kendarai. Apakah anda selalu memastikan bahwa mobil anda diisi bahan bakar ketika memerlukannya? Apakah anda membawanya ke bengkel untuk diganti olinya secara teratur? Bila mobil anda mulai mengeluarkan bunyi yang aneh, apakah anda akan meminta seseorang untuk memeriksanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jika anda memilih untuk mengabaikan tanda-tanda mobil anda karena anda terlalu sibuk dengan tugas-tugas lain? Apakah anda bisa berharap bahwa mobil anda akan terus berfungsi dengan baik? Tentu saja tidak! Namun, karena alasan-alasan tertentu, kita para ibu berharap bahwa tubuh kita akan terus berfungsi dengan baik sekalipun kita tidak memberikan perawatan rutin terhadap kesehatannya. Akankah kita merasa heran bila suatu saat tubuh kita tidak lagi berfungsi dengan baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti mobil anda yang memberikan tanda-tanda untuk mengomunikasikan kebutuhannya (berupa ukuran bahan bakar, lampu oli, dan sebagainya), tubuh kita pun memberikan tanda-tanda. Berhentilah sejenak untuk berpikir ketika suatu saat anda merasa stres, lelah, kurang sehat, atau bahkan terserang flu atau gejala-gejala lain. Kemungkinan anda sudah merasa, selama beberapa minggu sebelumnya, bahwa tubuh anda meminta anda untuk mengurangi kecepatan, beristirahat, atau jeda… inilah para pembisik yang saya maksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda tidak mendengarkan para pembisik ini, akhirnya tubuh anda harus bereaksi. Inilah yang biasa terjadi dengan saya. Akhirnya saya jatuh sakit, tidak dapat melakukan apa-apa, dan tentu saja saya merasa kurang nyaman untuk beraktivitas. Saya telah memaksakan diri untuk mengerjakan semua tugas dan memerhatikan orang lain juga. Kebanyakan ibu pasti pernah merasakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika saya memikirkan kembali minggu-minggu sebelum saya terserang flu atau penyakit lain, saya dapat mengingat saat-saat ketika tubuh saya berbisik kepada saya, meminta agar saya pergi tidur bukannya melek terus hingga larut malam, meminta saya untuk duduk diam selama beberapa menit, mengingatkan saya bahwa makanan manis yang saya santap tidak baik untuk kesehatan saya. Tetapi saya tidak mendengarkannya. Saya terus memaksakan diri. Saya mengabaikan tanda-tanda, dan ini biasanya berakhir dengan flu atau penyakit lain yang lebih parah. Itulah cara tubuh saya memaksa diri saya untuk beristirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola ini terus berulang dalam kehidupan saya. Saya tidak mengikuti rencana yang telah saya tetapkan untuk merawat kesehatan saya, tetapi saya masih terkejut ketika tubuh saya mogok. Setelah berulang-ulang terjadi, akhirnya saya menangkap pesannya: saya tidak memerhatikan tanda-tanda tubuh saya dan tidak peduli terhadap kebutuhan saya sendiri. Setelah saya menyadari pola ini, barulah saya dapat melakukan perubahan. Saya masih terus berusaha, namun akhir-akhir ini saya sudah lebih dapat mendengarkan para pembisik ini, sehingga tubuh saya tidak lagi harus memberi peringatan keras kepada saya untuk diperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh tidak mudah, tetapi pedoman di bawah ini telah benar-benar menolong saya dalam proses ini. Saya mendorong anda untuk mencobanya, terutama bila anda belum menyadari adanya pembisik dalam hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Berilah perhatian terhadap tubuh anda tiap-tiap hari. Kenalilah dan perhatikanlah pesan yang disampaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mulailah untuk secara sadar mendengarkan tubuh anda sepanjang hari. Milikilah kepekaan yang lebih tinggi terhadap kebutuhan perawatannya dalam hal tidur, makanan sehat, olahraga, dan relaksasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Luangkan waktu di antara kesibukan anda untuk secara rutin memerhatikan tanda-tanda tubuh anda dan mendengarkan apa yang dikatakan. Sediakanlah waktu untuk berdiam diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kenalilah pola-pola komunikasi tubuh anda: apakah ia berbicara kepada anda dengan rasa pegal, gejala flu, sakit kepala, sakit perut, dan lain-lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sadarilah bahwa ini lebih dari sekadar kebutuhan fisik. Misalnya sakit perut, mungkin merupakan tanda bahwa berkata ‘ya’ terhadap permintaan untuk menjadi panitia sekolah bukan hal yang terbaik untuk anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Berikanlah perhatian kepada para pembisik anda dan lakukanlah perubahan yang diperlukan. (Pergi tidur lebih awal, makan makanan yang bergizi, beranjak dari komputer, mulai berkata tidak, dan sebagainya.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ibu, kita harus menjadi teladan bagi anak-anak kita. Memerhatikan tanda-tanda tubuh kita dan menyediakan waktu untuk merawatnya berarti memberi contoh bagi anak-anak kita. Mereka akan belajar sejak usia dini cara mendengarkan tanda-tanda tubuh mereka dan apa yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/"&gt;http://www.articlehighlight.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(article directory milik sendiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amy E. Willard menawarkan kesempatan kepada para ibu untuk belajar memerhatikan diri sendiri dengan lebih baik. Silakan kunjungi &lt;a href="http://www.courageousmotherhood.com/" target="_blank"&gt;http://www.CourageousMotherhood.com&lt;/a&gt; guna mengakses kursus elektronik 5-bagian gratis dengan judul: &lt;em&gt;5 Courageous Shifts to Help You Reconnect with Your Best Self &lt;/em&gt;(&lt;em&gt;&amp;amp; Help You Become an even more Amazing Mom&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** Artikel di atas diterjemahkan oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1041880055"&gt;Paulus Herlambang&lt;/a&gt;. Artikel aslinya (dalam bahasa Inggris) dapat dibaca &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/Article/Self-Care-as-a-Mom---How-to-Listen-for--Hear--and-Pay-Attention-to-the-Whispers/112928"&gt;di sini…&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7092066874820847893-481427349538178255?l=kesehatanprima.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/481427349538178255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/481427349538178255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesehatanprima.blogspot.com/2009/03/kepedulian-diri-cara-mendengar-dan.html' title='Kepedulian Diri: Cara Mendengar dan Memberi Perhatian kepada Pembisik'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7092066874820847893.post-1454326820140633593</id><published>2007-09-11T18:41:00.000+07:00</published><updated>2007-09-11T19:11:28.578+07:00</updated><title type='text'>Anak-anak dan Kolesterol</title><content type='html'>Oleh &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/profile/Adrian-Kennelly/103"&gt;Adrian Kennelly&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang beranggapan bahwa kolesterol yang tinggi merupakan masalah yang hanya berpengaruh terhadap orang dewasa paruh baya. Bahkan, banyak orang tidak khawatir sedikit pun dengan kolesterol mereka ketika mereka berusia lebih muda. Mereka menikmati makanan berlemak yang mereka inginkan dengan anggapan bahwa makanan mereka ketika muda tidak akan berpengaruh terhadap kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kenyataan yang sebenarnya: saat ini lebih banyak anak yang menderita kolesterol tinggi. Bahkan, jumlah anak yang minum obat kolesterol terus meningkat! Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa masa kecil dengan pilihan makanan yang terbatas dapat menyebabkan kolesterol yang lebih tinggi ketika mereka dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, banyak kebiasaan makan yang dipelajari ketika kecil berpengaruh terhadap kebiasaan makan ketika mereka dewasa. Anak-anak yang biasa menyantap makanan berlemak tinggi dan makanan cepat saji kemungkinan besar akan melakukan pilihan yang sama ketika dewasa. Beralih ke makanan sehat pada masa dewasa mungkin lebih sulit bagi anak-anak yang sudah biasa memilih makanan yang tidak terlalu sehat untuk jantung mereka semasa hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena semua alasan ini, mengendalikan pilihan asupan makanan dan gaya hidup, bahkan ketika masih kecil, dapat berpengaruh terhadap kesehatan jantung dan tingkat kolesterol yang ideal seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda memiliki anak, anda dapat membantu memastikan bahwa mereka telah memilih makanan yang benar, yang akan menolong mengendalikan tingkat kolesterol mereka pada saat ini dan kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, jika anda dan anggota keluarga yang lain memiliki kolesterol yang tinggi, anda harus memperkenalkan kepada anak-anak anda kebiasaan makan yang sehat kolesterol, karena anak-anak anda juga berisiko terkena kolesterol tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya, tidak terlalu sulit untuk mengajarkan anak-anak anda cara cerdas untuk memilih makanan dan gaya hidup yang sehat bagi jantung:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ajarkanlah anak-anak anda tentang kebiasaan makan yang sehat dan tentang kolesterol. Jika anda sendiri memiliki kolesterol yang tinggi, mungkin anda ingin berbicara tentang hal ini kepada anak-anak anda. Anak-anak yang berpengetahuan lebih bisa memilih makanan secara cerdas yang akan menolong mereka untuk memiliki tingkat kolesterol yang sehat di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Biarkanlah anak-anak anda belajar memilih makanan sehat bagi diri mereka sendiri. Berikanlah sedikit komentar tentang buah-buahan, sayur-sayuran dan makanan lain yang mereka suka. Bukalah buku-buku masakan yang sehat untuk jantung bersama anak-anak anda dan izinkanlah mereka membantu anda memutuskan resep apa yang akan dicoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Berhati-hatilah dengan sikap anda terhadap makanan dan kolesterol, karena ini akan menular kepada anak-anak anda. Anak-anak dapat menangkap contoh emosi yang ditunjukkan oleh orangtua mereka. Jika anda memperlakukan makanan yang ramah kolesterol sebagai semacam hukuman, kemungkinan anak-anak anda akan memandangnya dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak-anak anda melihat bahwa anda berpaling ke makanan cepat saji yang berlemak ketika anda sedang mengalami depresi atau stres, kemungkinan mereka juga akan melakukan hal yang sama. Banyak orangtua yang rewel terhadap makanan menurunkan kebiasaan tersebut kepada anak anak mereka, padahal kebiasaan itu merugikan. Orang yang rewel terhadap makanan tidak suka mencoba berbagai makanan sehat karena jenis makanannya berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jangan memberi hadiah anak anda berupa makanan. Jika anak anda berprestasi dalam olahraga atau mendapat nilai yang bagus di sekolah, jangan mengajaknya ke restoran atau memesan makanan dari restoran untuk merayakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai gantinya berikanlah pelajaran menunggang kuda, misalnya, atau izinkanlah mereka memilih mainan atau kegiatan favorit mereka. Banyak orangtua tergoda untuk membuat makanan manis seperti kue mangkuk atau kue-kue lain pada “peristiwa khusus” atau “acara khusus”, tetapi secara tak sengaja hal ini membuat anak-anak mengasosiasikan makanan manis dengan saat-saat yang menyenangkan dan sayur-sayuran dengan hukuman atau kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ajaklah anak-anak anda berbelanja bahan makanan – terutama ketika anda berbelanja hasil pertanian segar. Izinkanlah anak-anak anda memilih sayur-sayuran, buah-buahan, dan makanan sehat lain yang mereka suka. Doronglah mereka untuk memilih buah dan sayur yang menarik bagi mereka. Anggaplah perjalanan berbelanja hasil pertanian itu sebagai suatu petualangan, sehingga anak-anak anda akan lebih suka makan buah dan sayur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pantaulah apa yang dimakan oleh anak-anak anda. Sebagai orangtua, anda bertanggung jawab untuk memastikan bahwa anak-anak anda makan tiga kali sehari yang termasuk makanan berkadar lemak rendah dan bergizi tinggi. Kurangilah kadar gula dan lemak yang dimakan oleh anak-anak anda, dan batasilah berapa banyak makanan cepat saji yang diperbolehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Terlibatlah dalam acara makan siang atau kantin di sekolah anak anda. Banyak sekolah menyediakan makan siang yang kurang sehat dan mesin penjual yang penuh dengan makanan manis. Di sejumlah sekolah, persatuan orangtua memaksa pengurus sekolah untuk menyediakan pilihan makanan yang lebih baik bagi para siswa. Manfaatkanlah ini sebagai inspirasi untuk memastikan bahwa anak anda dapat memilih makanan yang sehat di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jika anda khawatir dengan apa yang dimakan oleh anak-anak anda, cobalah untuk membawa mereka ke ahli gizi yang akan menolong mengajarkan kepada mereka apa yang seharusnya dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Seandainya anak anda memiliki tingkat kolesterol yang tinggi, ketahuilah bahwa anak-anak yang sedang bertumbuh memerlukan lebih banyak lemak dan gizi dibandingkan dengan orang dewasa. Jadi, jangan sekadar memberikan makanan berkadar lemak sangat rendah kepada anak anda – berkonsultasilah dengan dokter anak untuk mendapatkan daftar makanan yang dapat membantu pertumbuhan anak dengan kolesterol yang tetap terkendali. Menu berkadar lemak sangat rendah bisa memengaruhi pertumbuhan pada masa kanak-kanak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ajarkanlah anak-anak anda tentang bahaya merokok. Merokok dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, dan kolesterol tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Suruhlah anak anda berolahraga. Hampir semua ahli kesehatan sepakat bahwa anak-anak di Amerika Utara tidak cukup berolahraga. Ini berpengaruh buruk tehadap tingkat kolesterol dan kesehatan mereka secara keseluruhan. Salah satu hal terbaik yang dapat anda lakukan agar anak-anak anda terhindar dari bahaya kolesterol tinggi adalah menyuruh mereka berolahraga, setidak-tidaknya sedikit setiap hari. Carilah kegiatan yang mereka suka dan doronglah mereka untuk melakukan kegiatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jika anak anda merokok, memiliki kelebihan berat badan, atau memiliki paling sedikit satu orangtua dengan tingkat kolesterol lebih dari 240 mg/dl, anak anda berpeluang memiliki kolesterol tinggi – meskipun mereka masih muda. Bawalah anak anda ke dokter – terutama bila anak anda memiliki lebih dari satu faktor risiko – agar dapat dilakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan pemeriksaan kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/"&gt;http://www.articlehighlight.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belilah ebook &lt;a href="http://shopping.directorygold.com/zen/descriptions/no/LowerCholesterol.htm" target="_blank"&gt;30 Hari Menuju Kolesterol yang Lebih Rendah&lt;/a&gt; untuk belajar lebih jauh tentang cara menurunkan kolesterol seharga $14.95 dari &lt;a href="http://shopping.directorygold.com/zen" target="_blank"&gt;DirectoryGold eProducts Shop&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel aslinya (dalam bahasa Inggris) dapat dibaca &lt;a title="klik" href="http://www.articlehighlight.com/Article/Children-and-Cholesterol/5983"&gt;di sini…&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7092066874820847893-1454326820140633593?l=kesehatanprima.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/1454326820140633593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/1454326820140633593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesehatanprima.blogspot.com/2007/09/anak-anak-dan-kolesterol.html' title='Anak-anak dan Kolesterol'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7092066874820847893.post-9205314308529384108</id><published>2007-06-28T11:27:00.000+07:00</published><updated>2007-06-28T18:18:54.261+07:00</updated><title type='text'>Bagaimana Mengetahui bahwa Anda Terkena Depresi?</title><content type='html'>Oleh &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/profile/Faye-B.-Roberts/172"&gt;Faye B. Roberts&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya tenaga medis yang dapat mendiagnosis gejala-gejala depresi dengan tepat. Mereka adalah orang-orang yang pantas anda temui jika anda atau orang yang anda cintai menunjukkan tanda-tanda terkena depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada beberapa tanda yang dapat anda lihat untuk mengetahui apakah seseorang terkena depresi. Ada dua tanda utama yang menonjol. &lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, hilangnya minat untuk melakukan kegiatan sehari-hari sehingga anda tidak lagi merasakan kesenangan dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang biasanya anda nikmati. &lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, adanya perasaan tertekan. Mungkin anda sudah berusaha untuk mengatasinya, tetapi anda merasa tidak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, seorang profesional di bidang kesehatan akan dapat mendiagnosis dengan tepat jika sebagian besar dari tanda-tanda ini terlihat pada seseorang selama paling sedikit dua minggu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mengalami gangguan tidur. Terlalu banyak tidur atau terlalu sedikit tidur bisa merupakan tanda bahwa anda sedang tertekan. Bangun pada tengah malam atau dini hari dan tidak bisa tidur lagi merupakan tanda yang sering terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tidak dapat berpikir atau berkonsentrasi dengan baik. Anda merasa sulit untuk berkonsentrasi atau mengambil keputusan dan mudah lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Berat badan berubah. Meningkat atau menurunnya nafsu makan dan bertambah atau berkurangnya berat badan tanpa sebab merupakan tanda bahwa anda terkena depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Gelisah. Anda merasa tidak tenang, gelisah, mudah marah dan mudah kesal karena peristiwa biasa sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Gerakan tubuh melambat atau merasa lelah. Hampir setiap hari anda merasa jenuh dan tidak bersemangat. Pada pagi hari anda merasa sama lelahnya dengan ketika anda akan tidur pada malam sebelumnya. Anda merasa sedang beraktivitas dalam gerakan lambat atau mungkin anda berbicara dengan gaya bicara yang lambat dan monoton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kehilangan harga diri. Anda merasa tidak berharga dan memiliki rasa bersalah yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Gairah seks menurun. Bila sebelum terkena depresi anda aktif secara seksual, anda dapat merasakan bahwa minat anda terhadap seks menurun secara drastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Terus-menerus memikirkan kematian. Anda sering berpandangan negatif terhadap diri sendiri, keadaan, dan masa depan anda. Anda sering berpikir tentang kematian, ingin mati, atau bahkan ingin bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenali tanda-tanda depresi merupakan langkah pertama, namun diagnosis yang tepat harus dilakukan oleh dokter keluarga anda. Kemudian secara bersama-sama anda bisa membuat rencana untuk memulihkan keadaan anda. Kabar baiknya adalah bahwa depresi dapat disembuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.articlehighlight.com/"&gt;http://www.articlehighlight.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faye B. Roberts adalah seorang peneliti independen, penulis tentang depresi, dan senang menolong orang untuk memahami penyakit serius ini. Temukanlah cara berpikir baru dan cara mengatasi depresi yang akan mengubah penampilan, perasaan dan gaya hidup anda. Kunjungilah &lt;a href="http://www.factsondepression.info/" target="_blank"&gt;Facts On Depression&lt;/a&gt;. Untuk keterangan lebih lanjut tentang depresi kunjungilah &lt;a href="http://definingdepression.blogspot.com/" target="_blank"&gt;Defining Depression&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel aslinya (dalam bahasa Inggris) dapat dibaca &lt;a title="klik" href="http://www.articlehighlight.com/Article/How-To-Identify-Depressed-Behavior/988"&gt;di sini…&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7092066874820847893-9205314308529384108?l=kesehatanprima.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/9205314308529384108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7092066874820847893/posts/default/9205314308529384108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesehatanprima.blogspot.com/2007/06/bagaimana-mengetahui-bahwa-anda-terkena.html' title='Bagaimana Mengetahui bahwa Anda Terkena Depresi?'/><author><name>Paulus Herlambang</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ShLybJ76fZ0/Shtg4EFrYAI/AAAAAAAAAGQ/Rsy5fDs0_1w/S220/Paulus.JPG'/></author></entry></feed>
